Indonesia Termasuk Negara dengan Penderita Kanker Terbanyak di Dunia

- Jumat, 19 Februari 2021 | 22:19 WIB
ilustrasi. (Pixabay)
ilustrasi. (Pixabay)

AYOCIREBON.COM -- Jumlah kemunculan penderita kanker baru di Indonesia hampir mencapai 400.000 kasus sepanjang 2020. Hal tersebut menjadikan Indonesia menduduki peringkat negara kedelapan di dunia dengan penderita kanker terbanyak.

Data tersebut disampaikan Laporan WHO melalui Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (The International Agency for Research on Cancer/IARC) yang terbit Desember 2020. Lebih dari separuh dari 400 ribu kasus baru tersebut, yakni 54% nya, diderita oleh wanita.

Beberapa jenis kanker yang lazim ditemui pada wanita meliputi kanker payudara, mulut rahim (serviks), dan rahim (ovarium). Sementara pada pria kebanyakan terjadi kasus kanker paru-paru, hati, dan usus besar (kolorektal).

Konsultan Senior bidang Onkologi Medis di Parkway Cancer Centre (PCC) Singapura, Dr. Wong Chiung Ing menyatakan bahwa, tingkat kematian kanker mencapai 59%. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui seluk beluk tentang kanker, penyebab, tanda kemunculan dan gejala, serta bentuk pengobatannya.

"Tidak ada penyebab pasti dari kanker. Terjadinya kanker dikaitkan dengan berbagai alasan mulai dari profil genetik individu hingga kebiasaan gaya hidup seperti merokok. Dengan demikian, mengenali tanda dan gejala serta diagnosis yang tepat sejak dini dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam penanganan kanker," ungkapnya dalam webinar yang digelar belum lama ini.

Dia mengatakan, untuk kasus di Indonesia, kanker payudara masih mendominasi kasus kanker yang dialami wanita. Sebanyak 20% kasus kanker yang diderita wanita di Indonesia adalah kanker payudara.

Dia mengatakan, sebagian besar kanker payudara ditemukan saat masih terlokalisasi di payudara dan di kelenjar getah bening di ketiak pada sisi yang sama. Oleh karenanya, pengetahuan untuk melakukan deteksi dini kanker payudara penting untuk diketahui.

“Beberapa di antaranya termasuk benjolan di payudara, inversi puting susu, atau perubahan kulit yang tidak normal. Kanker payudara pada fase lebih dini dapat diobati secara efektif dan berpotensi dapat disembuhkan dengan operasi, kemoterapi, terapi hormonal, terapi bertarget, dan radioterapi,” paparnya.

Selain kanker payudara, jenis kanker yang juga banyak diderita wanita adalah kanker serviks. Kanker ini disebabkan oleh Human Papillomavirus (HPV) dan terjadi di jaringan serviks (organ yang menghubungkan rahim dan vagina).

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini