Studi Sebut Insomnia Tingkatkan Risiko Kematian Penderita Diabetes

- Rabu, 9 Juni 2021 | 13:16 WIB
Ilustrasi insomnia. (DanFa dari Pixabay)
Ilustrasi insomnia. (DanFa dari Pixabay)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Orang dengan diabetes yang mengalami kesulitan tidur atauĀ insomnia, 87% kemungkinan lebih cepat meninggal karena sebab apapun selama sembilan tahun ke depan.

Penelitian juga menunjukan bahwa orang yang kurang tidur tetapi tidak menderita diabetes, kemungkinan meninggal dalam waktu singkat sekitar 11%. Kondisi itu terjadi jika seseorang telah mengendalikan masalah medis dan gaya hidup yang mungkin juga memengaruhi tidur, seperti usia, jenis kelamin, berat badan, merokok, depresi, dan kondisi lain yang sudah ada sebelumnya.

Penelitian itu diterbitkan di Journal of Sleep Research, menganalisis data dari hampir setengah juta peserta paruh baya di UK Biobank Study, yang menampung informasi genetik dan kesehatan mendalam tentang penduduk Inggris.

\"Orang dengan diabetes, tetapi tidak alami gangguan tidur, 67% lebih mungkin meninggal dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes atau masalah tidur. Dan 87% lebih mungkin meninggal jika mereka menderita diabetes dan sering mengalami gangguan tidur,\" kata profesor neurologi dan kedokteran pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg sekaligus penulis studi, Kristen Knutson, dikutip dari CNN oleh Suara.com, jaringan Ayocirebon.com.

AYO BACA : 10 Cara Mudah Turunkan Kadar Gula Darah Secara Alami

Knutson dan timnya juga membandingkan penderita diabetes yang tidur nyenyak dengan orang yang sering mengalami kurang tidur.

\"Orang dengan diabetes yang kurang tidur, 12 persen lebih mungkin meninggal selama sembilan tahun masa pengobatan dibandingkan penderita diabetes yang tidak sering alami gangguan tidur,\" kata Knutson.

Studi ini adalah yang pertama melihat kombinasi diabetes ditambah gangguan tidur danĀ risiko kematian, tambahnya. Akan tetapi, menurut spesialis tidur Dr. Raj Dasgupta, penelitian tersebut hanya dapat menunjukkan hubungan dan bukan penyebab kematian.

\"Diabetes adalah penyakit mematikan dan dapat dengan mudah dipengaruhi oleh tidur atau sebaliknya,\" kata Dasguta.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini